Wednesday, August 7, 2013

5 Bahan Alami Penawar Alergi Udang

Konsumsi udang dan makanan laut lainnya meningkat selama beberapa tahun terakhir. Selain kaya akan protein dan mineral, udang dan makanan laut juga mengandung asam lemak omega-3 yang dibutuhkan untuk kesehatan otak serta jantung.
Biarpun begitu, makanan laut merupakan salah satu penyebab alergi makanan terbesar di dunia. Meningkatnya minat konsumsi udang dan makanan laut lain juga meningkatkan prevalensi alergi.
Salah satu gejala alergi udang dan makanan laut lain adalah bercak-bercak kemerahan di kulit disertai gatal, yang jika dibiarkan maka akan menjadi eksim. Gejala lainnya dari alergi, yaitu sesak napas dan batuk.
Gejala alergi bisa diringankan dengan pengobatan, tetapi sebenarnya ada juga makanan yang mampu meringankannya, berikut di antaranya.
1. Lemon
Lemon sangat bermanfaat untuk semua jenis alergi, termasuk alergi udang. Saat gejala alergi muncul, maka segeralah minum satu gelas sari lemon hangat. Buah ini akan segera mengurangi bercak kemerahan yang timbul.
2. Madu
Madu dikenal sebagai obat alergi udang terbaik. Ketika gejala alergi datang setelah makan udang, maka segeralah minum segelas air hangat dicampur dengan satu sendok makan madu. Madu mengandung vitamin tertentu yang membantu menghilangkan gatal.
3. Makanan mengandung vitamin E
Hal terbaik untuk mengobati alergi udang dengan cepat ialah makan makanan yang kaya vitamin E, antara lain kacang-kacangan. Makanan kaya vitamin E mengandung antialergen yang membantu menyembuhkan dan mencegah alergi hampir semua jenis makanan.
4. Minyak biji jarak
Obat terbaik untuk alergi udang, yaitu minum minyak biji jarak yang telah dilarutkan dalam air hangat. Bahkan seminggu setelah sembuh pun, sebaiknya larutan ini tetap diminum.
5. Jahe
Jika gejala alergi udang dan makanan laut telah timbul, maka sudah saatnya untuk mengonsumsi secangkir jahe hangat. Jahe memiliki manfaat untuk mengurangi ruam merah dan gatal pada kulit yang disebabkan oleh alergi.

Thursday, August 1, 2013

5 Makanan yang Bikin Awet Muda

Selain melakukan kebiasaan-kebiasaan baik untuk merawat tubuh, ternyata kita juga butuh "menjaga perut" agar tampak lebih muda. Alasannya, kunci awet muda berasal dari perut kita. Kok bisa?

Para ahli mengatakan, makanan-makanan tertentu bisa membantu meremajakan kulit, sehingga dengan makan makanan tersebut kulit akan tetap bercahaya lebih lama. Berikut 5 makanan yang membantu kita untuk tampak lebih muda.

1. Ubi
Warna oranye yang ada pada ubi berasal dari betakaroten, senyawa yang mampu menjaga kesimbangan pH kulit. Betakaroten juga dapat membantu melawan kulit kerin, dan mempercepat regenerasi kulit. Keduanya menghasilkan kulit yang lebih lembut dan tampak muda.

2. Salmon liar
Pigmen yang membuat ikan ini berwarna pink disebut astaksantin. Pigmen ini merupakan musuh bagi radikal bebas yang merusak membran sel dan DNA dan menyebabkan penuaan kulit. Sebuah studi menemukan, makan satu sajian salmon setiap lima hari dapat mencegah keratosis aktinik, yaitu suatu penyakit kulit yang ditandai dengan bintik-bintik kecil, kasar, dan bersisik menonjol.

3. Tomat
Pigmen merah pada tomat likopen merupakan antioksidan poten yang melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari. Agar tubuh mampu menyerap likopen lebih baik, maka tomat sebaiknya dimasak sebentar dan disajikan dengan minyak zaitun.

4. Jeruk
Kandungan vitamin C dalam jeruk penting untuk membentuk kolagen, komponen vital agar kulit tampak lebih muda. Jeruk juga kaya akan bioflavonoid yang menjaga kulit dari sinar UV dan membantu mencegah kematian sel.

5. Sayur-sayuran hijau
Bayam, kangkung, dan sayuran hijau lain mengandung lutein yang melindungi kulit dari peradangan dan bintik hitam akibat paparan sinar matahari.

Nicholas Perricone, ahli kulit dan penulis buku The Wrinkle Cure, The Perricone Prescription, The Perricone Promise and Forever Young, mengatakan, efek makanan terhadap kesehatan kulit jauh lebih baik daripada efek dari suplemen.

"Masih banyak faktor yang belum terungkap dari makanan, sehingga efeknya terhadap tubuh mungkin sangat jauh lebih baik daripada suplemen," ujarnya.